Kelebihan dan Kekurangan : Hand Mixer vs Stand Mixer

Hand mixer vs stand mixer, kelebihan dan kekurangannya

Jika Anda hoby membuat roti atau kue, dan membutuhkan alat pengaduk adonan berupa mixer, mana yang Anda pilih : hand mixer atau stand mixer ? Apa pertimbangan Anda saat memilih salah satu diantara kedua pengaduk adonan kue tersebut ? Meski jawaban atas pertanyaan itu tidak ada kaitannya dengan benar atau salah, namun pasti ada salah satunya yang lebih cocok digunakan dibandingkan yang lain berdasarkan preferensi dan kebutuhan masing-masing.

kelebihan dan kekurangan hand mixer
Untuk mengetahui mana diantara dua mixer itu yang paling cocok, maka kita perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing. Nah berikut ini adalah review singkat tentang kelebihan dan kekurangan hand mixer dan stand mixer dan apa pertimbangan dalam memilih mixer tersebut.

Kelebihan dan kekurangan hand mixer 

Hand mixer adalah alat untuk mengaduk adonan roti atau kue dalam volume kecil yang digerakkan oleh motor listrik dan penggunaannya dengan cara digenggam pada bagian handlenya.

Kelebihan : 

- Harganya lebih murah daripada stand mixer

- Cepat dan mudah dibersihkan

- Tidak membutuhkan tempat luas di dapur

- Cocok untuk mengaduk adonan skala kecil

- Tidak perlu dipasangkan dengan mangkuk khusus (setiap mangkuk bisa digunakan untuk tempat adonan)

Kekurangan :

- Kemampuan dalam mengaduk adonan terbatas, karena motornya lebih kecil dibandingkan stand mixer

- Jika adonan sangat tebal, mixer genggam ini susah bermanuver dalam mangkuk

- Mangkuk adonan harus selalu dipegangi, jika tidak maka akan oleng dan adonan bisa muncrat kemana-mana

- Jika adonan kue banyak, tangan bisa pegal-pegal

kelebihan dan kekurangan stand mixer

Kelebihan dan kekurangan stand mixer

Stand mixer adalah pengaduk adonan dengan kerangka yang sekaligus sebagai “rumah” bagi motor penggeraknya untuk mengaduk adonan volume besar. Stand mixer sudah dilengkapi mangkuk khusus tempat adonan dan beberapa pengaduk. Kapasitas mangkuk adonan untuk stand mixer rumah tangga sekitar 5 liter (tergantung model dan merk), sedangkan mangkuk adonan untuk keperluan komersil bisa mencapai 100 liter

Kelebihan :

- Cocok untuk mengaduk adonan dalam jumlah lebih besar atau adonan tebal, bahkan bisa lebih cepat

- Fitur-fiturnya lebih lengkap, seperti timer, bel atau penanda, automatic stop, bisa diprogram dll

- Dilengkapi mangkuk adonan dan pengaduk khusus sehingga stabil (tidak muncrat)

- Tidak perlu ditungguin, sementara alat bekerja Anda bisa mengerjakan hal yang lain

Kekurangan :

- Harganya lebih mahal daripada hand mixer

- Perlu waktu lebih lama untuk membersihkan

- Ukurannya lebih besar, bobotnya lebih berat dan perlu tempat lebih luas untuk pengoperasian

Jadi pilih mana dong ?  

Jadi mana mixer yang terbaik untuk Anda ?

Baik hand mixer ataupun stand mixer punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Untuk memilih mana yang lebih sesuai maka perlu mempertimbangan tiga hal berikut yaitu fungsi, harga dan fleksibilitas. Jika tiga hal itu yang jadi dasar pertimbangan maka mixer yang Anda pilih adalah mixer yang sesuai dengan “kebutuhan Anda”, bukan sesuatu yang hanya sesuai dengan “keinginan Anda”.

Penutup

Sebagai penutup, kebanyakan ibu rumah tangga atau pembuat roti dan kue memulainya dengan memiliki hand mixer, dan setelah mampu atau kebutuhan percampuran adonannya lebih banyak maka mereka beralih ke stand mixer.  

0 Response to "Kelebihan dan Kekurangan : Hand Mixer vs Stand Mixer"

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *