10 Perbedaan Antara Kopi Arabica dan Robusta


Di seluruh dunia ada banyak sekali jenis-jenis kopi. Kopi yang paling terkenal, yaitu yang paling banyak diproduksi dan dijual, diantaranya adalah jenis kopi Arabica dan kopi Robusta (atau sering juga disebut dengan kopi Canephora). Dua jenis kopi ini paling banyak dibudidayakan serta paling banyak di jual di toko dan supermarket.

Perbedaan kopi arabika dan robusta

Kopi Arabika

Kopi Arabika menguasai hampir 70 % pangsa pasar kopi dunia. Jenis kopi arabika banyak terdapat di Afrika Tengah dan Afrika Timur, Amerika Latin, Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Contoh kopi Arabica misalnya kopi Ethiopia, Kenya, Toraja, Mandailing, Jawa Timur, Papua Nugini, Colombia, dan Brazil.

Kopi Robusta

Produksi kopi Robusta tidak sebanyak Arabika. Kopi Robusta banyak terdapat di India, Vietnam, Indonesia, Jamaika, dan Uganda.

Indonesia merupakan salah satu penghasil utama kopi Robusta. Contoh kopi Robusta asal Indonesia misalnya kopi Lampung, Jawa Barat, Bali, Flores, dan Bengkulu.


Perbedaan kopi Arabica dan Robusta

Jika ditanyakan, mana kopi yang lebih enak antara kopi arabika dan robusta ? Mungkin itu tergantung selera.

Namun tahukah Anda apa perbedaan antara kopi Arabica dan kopi robusta ? Nah berikut ini adalah 10 perbedaan antara kopi arabica dan robusta.

#1. Perbedaan rasa.

Soal rasa sifatnya sangat personal, namun aroma dan rasa kopi Arabica sering dianggap lebih enak dari kopi robusta.

#2. Kandungan kafein

Kopi robusta mengandung lebih banyak kafein dibandingkan dengan kopi arabika. Biji kopi robusta mengandung 2,7 % kafein, sementara biji kopi Arabica 1,5 %. Kandungan kafein yang lebih banyak membuat membuat kopi robusta rasanya lebih pahit. 

#3. Kandungan gula dan lipid

Arabica mengandung lipid 60 % lebih banyak dibandingkan robusta, serta kandungan gula pada Arabica sekitar 2 kali lipat dari robusta.

#4. Perbedaan harga

Di pasar komoditas kopi dunia, harga kopi robusta hanya sekitar separuh dari harga kopi Arabica.

#5. Kemudahan budidaya

Dibandingkan dengan Arabika, kopi Robusta lebih mudah ditanam dan dibudidayakan, hasil panennya juga lebih banyak, serta lebih tahan terhadap hama. Kandungan kafeine lebih banyak membuat robusta lebih tahan terhadap gangguan hama terutama serangga.

#6. Bentuk biji

Perbedaan kopi arabika vs robusta

Jika kopi sudah dalam bentuk bubuk, maka perbedaan antara arabika dan robusta susah dikenali. Namun jika masih berbentuk biji, perbedaan tersebut mudah diketahui. Bentuk biji kopi Robusta lebih bulat, sementara bentuk biji kopi Arabica lebih lonjong (lihat gambar).

#7. Tinggi pohon

Pohon kopi jenis Robusta dapat tumbuh setinggi 4,5 - 6 meter, sementara Arabika tumbuh lebih pendek yaitu sekitar 2,5 - 4,5 meter.

#8. Kandungan chlorogenic acid

Robusta mengandung chlorogenic acid (CGA) 7 – 10 % sementara Arabica memiliki kandungan CGA 5,5 – 8 %.

#9. Kultivasi

Sekitar 75 % dari produksi kopi dunia adalah Arabica, dan sekitar 25 % adalah Robusta. Brasil adalah produsen kopi Arabika yang paling penting, sementara Vietnam merupakan negara penghasil kopi Robusta terbanyak.

#10. Dimana ditemukan

Apakah Anda suka minum kopi instan ? Jika ya, ketahuilah bahwa sebagian besar kemasan kopi instant adalah robusta.

Baca juga : Tips Membeli Mesin Kopi - Coffee Maker Yang Bagus

Video seputar perbedaan antara kopi Robusta dan Arabika di Youtube


Satu hal yang perlu diperhatikan, Arabika sering diasosiasikan sebagai kopi yang memiliki kualitas lebih tinggi, sedangkan Robusta sebagai kopi dengan kualitas yang lebih rendah. Tapi itu tidak sepenuhnya benar.

Kopi Robusta kelas high end biasanya akan terasa enak atau lebih baik dari kopi Arabika kelas low end. Namun, Robusta kelas high end jarang digunakan atau jarang tersedia. Yang banyak terjadi, biasanya Robusta digunakan untuk menekan harga agar lebih murah.

Itulah sekilas perbedaan antara kopi Arabica dan Robusta. Sekarang, ngopi yuk !

0 Response to "10 Perbedaan Antara Kopi Arabica dan Robusta"

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *